10 Agustus 2011

Membangun Intranet Sekolah

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan terasa masih belum optimal dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia maupun Singapura. Terdapat beberapa masalah dan kendala yang masih dirasakan oleh tenaga pendidik untuk memanfaatkan TIK dalam jenjang pendidikan. Permasalahan yang selalu dihadapi biasanya berkaitan dengan kebijakan, infrastruktur jaringan, konten dan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.


Ada berbagai cara untuk memanfaatkan TIK dalam dunia pendidikan antara lain dengan membangun Intranet di sekolah. Intranet berbeda dengan internet terutama dari sisi pengelolaan konten. Mungkin kita bertanya-tanya mengapa kita perlu Intranet dan apa manfaatnya?
Mari kita perhatikan contoh kejadian sekolah yang sudah menggunakan Internet tetapi belum menggunakan atau memanfaatkan Intranet.

Suatu hari seorang Guru ingin memberikan materi pelajaran tentang IPA di Lab. Komputer, kebetulan guru tersebut mendapatkan materi yang bagus dari internet dan mengajak para siswa untuk membuka halaman yang didapatkannya. Karena pada website tersebut banyak mengandung gambar dan animasi banyak siswa yang mengalami kesulitan untuk membuka sehingga pelajaran yang diharapkan berjalan dengan lancar ternyata hanya pelajaran menunggu dan menunggu.


Mengapa hal tesebut bisa terjadi?
Pada umumnya jaringan internet memiliki keterbatasan dalam hal kecepatan (terutama di Indonesia), semakin banyak pengguna yang mengakses secara simultan dan bersama-sama maka akan semakin lambat untuk mendapatkan sebuah halaman website yang diinginkan. Hal ini terjadi pada contoh kasus diatas.

Sebenarnya kejadian diatas bisa hindari jika sekolah tersebut sudah memiliki sebuah infrasturktur yang bernama Intranet. Jika sekolah sudah memiliki Intranet seorang guru bisa mencari segala macam sumber informasi pengetahuan yang kemudian di simpan dalam sebuah server di Intranet sehingga ketika siswa ingin mempelajari materi yang disampaikan oleh guru dapat diakses dengan cepat dan mudah.

Intranet Solusinya!
  1. Kebutuhan pengelolaan pengetahuan dan informasi (konten pembelajaran) yang lebih spesifik dalam sebuah sekolah (e-learning).
  2. Kolaborasi antara guru, siswa dan bahkan dengan sekolah lain.
Keuntungan sekolah yang menerapkan Intranet:
  1. Pembelajaran dapat lebih fokus dan tidak terpengaruh oleh konten-konten lain misal situs game online, jejaring sosial dan lain-lain.
  2. Bagi guru dapat berinovasi mengembangkan bahan ajar berbasis web, animasi dan interaktif.
  3. Siswa lebih kritis terhadap pelajaran yang didapat karena jika pelajaran yang didapat tidak sesuai yang diharapkan maka siswa dapat menanyakan kepada guru yang bersangkutan. Hal ini membuat guru lebih  kreatif dalam menyajikan materi pelajaran.
  4. Biaya dan efektifitas. Berapa biaya sewa hosting? (volume penyimpanan data di internet) dan bandwidth Internet? Intranet memungkinkan kita memiliki bandwidth sebesar mungkin karena berada di jaringan lokal (LAN) dan volume penyimpanan data yang lebih besar.

Intranet VS Internet
Baik Intranet maupun Internet masing-masing punya kelebihan dan kekurangan  dari sisi konten jelas internet lebih banyak dan bervariasi karena banyak sumber daya yang terlibat didalamnya. Sedangkan intranet terbatas hanya untuk keperluan sebuah sekolah, lembaga atau instansi. Keberhasilan sebuah Intranet bisa dilihat dari beragam konten yang dibuat oleh pengelola intranet dan sampai sejauh mana pemanfaatannya untuk pembelajaran.

 Gambar Struktur Intranet Sekolah


Strategi
Tujuan dari membangun intranet di sekolah adalah untuk berbagi pengetahuan (sharing knowledge), pembelajaran yang sistematis terpadu dan terarah (E-Learning). Beberapa komponen yang harus disiapkan adalah:

1.    SDM (Sumber Daya Manusia)
Untuk membangun sebuah sistem intranet diperlukan tenaga ahli di bidang LAN (Jaringan Komputer Lokal) yang bertugas mengelola Jaringan komputer dan komputer. Selain komputer ada beberapa komputer yang difungsikan khusus sebagai Server (Komputer Server) yaitu komputer yang digunakan untuk menyimpan data dalam sekala besar dan mampu diakses secara bersama-sama. Pembuat konten pembelajaran (Guru) dan siswa sebagai subyek belajar.

2.    Infrastruktur
Laboratorium komputer yang sudah terhubung ke LAN dan mengkoneksikan semua komputer yang ada di ruang-ruang sekolah kedalam LAN. Beberapa Guru atau Siswa yang sudah memiliki laptop diperlukan jaringan Wifi (Hotspot Area). Server khusus yang mampu menyimpan data dalam kapasitas besar dan dapat melayani beberapa pengguna sekaligus (simultan).

3.    Konten
Dalam sebuah sistem intranet konten adalah raja. Dengan adanya konten pembelajaran yang beragam membuat peserta didik memperoleh keuntungan. Konten meliputi pusat sumber belajar berbasi web interaktif, animasi, video, audio, live chating, streaming video/audio dan lain sebagainya. Fasilitas Ujian Online membuat guru lebih mudah mengadakan ujian (ulangan harian) tanpa harus repot mengkoreksinya karena sistem ujian online mampu melakukan itu semua dan menampilan nilai saat itu juga. Soal-soal dapat terkumpul dengan baik sehingga secara tidak langsung guru telah membuat Bank Soal yang suatu saat dapat dipergunakan untuk ujian-ujian dilain waktu. Sistem Informasi Manajeman Sekolah memungkinkan segala kegiatan administrasi sekolah terkelola dengan baik mulai dari data guru, karyawan, siswa, sarana prasarana sekolah, sistem absensi siswa, nilai raport, SPP dan lain sebagainya dapat dikelola dengan baik. Hal ini akan menguntungkan sekolah dan hubungan dengan orang tua wali dapat berjalan dengan baik karena orang tua wali juga dapat memantau sampai sejauh mana anaknya belajar di sekolah tersebut.


Kesimpulan
Dengan adanya intranet disekolah diharapkan sekolah tersebut memiliki keunggulan dibanding dengan sekolah lain. Guru yang selama ini memiliki keterbatasan waktu dapat membagi ilmunya melalui tulisan-tulisannya dengan menjelaskan secara panjang lebar tanpa batas dengan membuat konten pembelajaran yang interaktif berbasis multimedia. Siswa dapat memanfaatkan sebagai media belajar alternatif. Dukungan semua pihak sangat diperlukan agar keberlangsungan intranet disekolah dapat berjalan terus menerus sehingga menghasilkan inovasi-inovasi dalam pembelajaran. Sukses dan selamat berintranet.

2 komentar:

Cari

Loading